Rumah Tradisional Bali

5 08 2009

Bale Dangin

Dalam Arsitektur Tradisional Bali di kenal sebuah unit bangunan dalam areal rumah tinggal yang di sebut bale dangin.yang terdapat dalam pola natah menjadi satu unit bangunan.namun dalam masarakat biasa atau pekubon penggunaan istilah bale dangin di pengaruhi oleh penempatan atau peruntukannya.Bale dangin merupakan bangunan tradisional Bali yang terletak di timur dari halaman atau natah yang berhadapan dengan bale daje.

Rumah adat

Rumah adat

Sakepat
Bangunan sakapat dilihat dari luasnya tergolong bangunan sederhana yang luasnya sekitar 3m x 2m bertiang empat denah segi empat. Satu bale-bale mengikat tiang.Atap dan kntruksinya kampiah atau limas. Sekarang banyak  model bangunan sakapat yang tak kalah menariknya lantai yang dihiasi dengan batu alam atap bisa kita pakai alang-alang,bambu,genteng dan lain sebagainya.
Pungsi sakepat:
Banyak sekali pungsinya,biasanya tamu yang baru datang kalau ada sakepat dia tidak mau masuk ke kamar tamu melainkan memilih untuk duduk di sakepat.untuk ibu – ibu di Bali biasanya di gunakan untuk persiapan bikin sesajen (mejejahitan)
Hiasan
Biasanya hiasan yang ditampilan hiasan lelengisan dimana komposisi bidang bidang hias dari bahan bahan yang telah memiliki keindahan serat warna dan tekstur.warna asli sebagai warna alam di tonjolkan dalam bentuk komposisi bidang bidang hiasan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: