AIDS DAN HIV

26 08 2009

Hiv dan Aids Amcaman Utama Remaja Bali

Dirgahayu Hari Remaja Internasional 12 Agustus. Biasanya dalam tiap perayaan kata dirgahayu bertebaran dimana-mana
Kata ini berasal dari bahasa Sansekerta yang berharti dirga/panjang ayu(s) yang berarti hidup/umur. Pada 12 Agustus lalu, kita  mengucapkan selamat panjang umur untuk remaja di seluruh dunia yang ke 11 (Hari Remaja Internasional 12 Agustus ditetapkan pada saat penyelenggaraan World Conference of  Ministers Responsible for Youth pada 8-12 Agustus 1998 di Lisbon) Aids
Tema peringatan hari Remaja Internasional tahun ini adalah  Be Seen Be Heard:
Yout Participation for Development yang artinya remaja ingin lebih dilihat dan didengar sebagai manusia yang juga memiliki kelebihan, kemanpuan,kreativitas dan kotmitmen yang dapat mereka bagi untuk berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Ini sunggus suatu tema yang besar dan mulia karena menandakan peran remaja dari generasi ke generasi sebagai agen perubahan terus hidup dan menyala. Namun dibalik gagasan besar ada suatu masalah serius yang bisa mematikan si remaja itu sendiri.Yaitu ancaman virus HIV (Human Immunodeficiency Syndrom) yang menimbulkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) dan mengakibatkan kematian.
Data Dinas Kesehatan  Provinsi  Bali memperlihatkan angka 2.829 kasus HIV dan Aids per Mei 2009. Jumlah penyandangnya pada usia 15-29 tahun sudah mencapai 50,8% atau 1437 orang. Tentu saja ini hanya fenomna gunung es karena jumlah yang sesungguhnya pasti lebih besar lagi.Ini menunjukan, remaja sangat rentan terhadap HIV namun di satu sisi justru pada remaja pula kita menaruh harapan besar dalam menanggulangi HIV dan AIDS. Ketika para remaja ini diberikan pengetahuan dan dukungan yang komprehensif dan benar serta model pencegahan yang strategis maka mereka akan berdaya untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian yang diperlukan untuk menjadi angkatan muda yang berdaya dalam penanggulangan  HIV dan AIDS tidak hanya pendidikan  melainkan juga akses untuk pelayanan kesehatan serta perlindungan hak-hak remaja perempuan juga dibutuhkan untuk menekan tinggkat prevalensi dikalangan remaja.
Untuk itu kaum remaja di Bali harus turut menerjemahkan deklarasi komitmen PBB tahun 2001 dalam penanggulangan HIV dan AIDS dalam aksi nyata yaitu menciptakan lingkungan yang mendukung agar remaja dapat memperoleh informasi yang benar, menjangkau mereka yang berpengaruh pada remaja seperti orang tua, keluarga besar, guru,peminpin politik, peminpin masyarakat dan kalangan selebriti, karena mereka semua adalah model keteladanan para remaja menempatkan remaja di titik sentral dalam merespons epidemi karena remaja adalah assets dan bukan liabilities jadi suara mereka harus didengar sekaligus memupuk bakat mereka sehingga tumbuh menjadi instrumen perubahan,memobillisasi sistem pendidikan untuk menjadi wadah pencegahan dan peng-amongan yang komprehensif bagi remaja usia sekolah, memjadikan pencegahan HIV dan perawatan AIDS bagi remaja sebagai arus utama di sektor yang menjadi magnet remaja seperti olahraga, media, tempat kerja dan keagamaan, mengumandangkan kesetaraan gender dengan meningkatkan kesempatan bagi remaja putri untuk mengakses pendidikan dan keterampilan serta memajukan dan melindungi hak-hak mereka, membuka dialog pada tema yang sensitif yang sering menjadi sandungan antara remaja dan orang dewasa seperti seksualitas pendidikan kesehatan seksual, kekerasan seksual, peranan gender dan sebagainya.
Hanya dengan ini remaja di Bali bisa terlindung dari ancaman HIV dan AIDS sekalipun di Bali sudah ada beberapa organisasi remaja, namun keperluan untuk adanya organisasi remaja Bali yang khususnya menanggulangi HIV dan AIDS sudah sangat mendesak.

Sumber

Tokoh 23-29 Agustus 2009


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: