Tempat Bakar Jenazah

5 11 2009

Pemalungan

Setelah selesainya upacara di Pura Sakenan Warga Denpasar sudah bisa melakukan upacara Pitra Yadnya. Begitu juga kami di Desa Adat Intaran Sanur hari ini saja di Setra Pantai Karang ada 4 sawe (jenazah) yang di Aben, yaitu Banjar Adat Panti Sanur 1 sawe, Banjar Adat Gulingan Sanur 2 sawe dan Banjar Adat Taman Sanur 1 sawe,belum yang di Setra Medura Sanur.Banjar saya banjar Panti Sanur Desa Adat Intaran kelompok Mel Kelod dapat tugas di Setra Pantai Karang bikin PEMALUNGAN atau Petulangan,bahan baku pemalungan adalah gedebong pisang dan bambu untuk pakunya.Bentuk pemalungan menyerupai lembu. Pemalungan gunanya tempat jenazah di baringan dan selanjutnya di bakar.

ngaben

mayat di bakar


Memang sesuai dengan kenyataan yang terlihat upacara Ngaben, umumnya dilakukan dengan membakar jenazah sehingga menjadi abu. Namun hakekat tujuannya tidak sekedar sampai hanya menjadi abu. Abu hanyalah wujud sekala (lahirliah) semata. Secara niskala (batiniah) Ngaben bertujuan untuk memusnahkan segenap jasad (sawe) sehalus-halusnya sehingga wujud sawe dari benda yang wungkul menjadi unsur elemen atau mahabhuta yakni asal materi yang jauh lebih halus dari pada benda lebih halus dari abu. Terutama semua mahabhuta yang lima unsur itu kembali kepada induk asalnya masing-masing


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: