Bisnis Properti

16 08 2010

Bisnis Properti 2010

Salah satu bisnis yang mempunyai prospek bagus di 2010 yaitu bisnis properti.
Banyak pengamat dan pelaku bisnis mengatakan bahwa sektor properti merupakan
salah satu bisnis yang akan mengalami pertumbuhan secara cepat. Ini di karenakan
suku bunga KPR dan KPA akan terus di turunkan oleh otoritas moneter.

Selain itu pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2010 yang di perkirakan
mencapai 5% – 5,5% membuat para pelaku bisnis semakin optimis dengan peningkatan
sektor property. (Tempo Interaktif, 2 Januari 2010)

Untuk itu bagi anda yang ingin menggeluti bisnis properti, mungkin inilah saatnya
untuk anda untuk segera memulainya… Gak Tahu Caranya

Tenang… setelah membaca tulisan selanjutnya pikiran anda akan menjadi terbuka
dan mungkin saja anda akan mendapatkan RUMAH dengan MODAL KECIL.

Seperti kutipan berita yang saya tuliskan sebelumnya, bisnis property di tahun 2010
akan mengalami peningkatan. Ada beberapa alasan mengapa bisnis properti sangat bagus
untuk di jadikan sebagai investasi, antara lain bisnis property mempunyai harga yang
relative stabil bahkan cenderung naik nilai jualnya dan bisa di manfaatkan (di sewa).

Nah sebenarnya anda bisa browsing di internet mencari informasi mengenai jual beli
rumah. Namun informasi tersebut tentu masih bersifat umum, tidak menjelaskan secara
detail bagaimana caranya. Atau anda juga bisa mengikuti seminar seminar tentang
properti, tapi biayanya pasti mahal.

Jangan khawatir, bagi anda yang ingin menggeluti bisnis properti sekarang sudah ada
cara, trik dan tipsnya. Jadi anda tidak perlu lagi browsing internet atau datang
seminar hanya sekedar mencari info tentang bisnis property.

Di sana akan di jelaskan faktor faktor apa saja yang harus di perhatikan dalam bisnis
properti dan juga akan di jelaskan secara terperinci ilmu dan triknya dalam jual beli rumah.

Bahkan anda juga bisa Beli Rumah Dg Modal Kecil menggunakan metode metode yang di jabarkan
di sana. Saya kasih bocorannya, kenapa kok bisa begitu :

1. Beli rumahnya harus rumah yang dibawah harga pasar.

Dan ini ada ilmunya. Membeli rumah sebenarnya juga menggunakan hukum rata-rata.
Jika rumah yang dilihat cukup banyak, maka anda akan menemukan rumah-rumah yang
dijual dibawah harga.

2. Beli rumahnya harus rumah yang ada arus kas atau sudah ada penghasilannya.

Oyah? tadinya saya juga nggak mengerti mengenai ini. Masak sih ada rumah yang ketika
kita beli, rumah tersebut sudah ada sumber penghasilannya? Nah anda tinggal mencari
rumah yang penghasilannya bisa menutupi cicilan anda, ini dinamakan cash flow.
Jika cash flownya postif, maka anda bukan hanya bisa membeli rumah tanpa
menyicil, melainkan juga mendapatkan kelebihan income tiap bulan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: